Author : Meyuu
Note : Gue dapet tugas bikin cerpen dari guru bahasa indonesia gue. Akhirnya gue tentukan membuat cerpen tentang seorang putri yang sombong. Cerita ini asli karya gua sendiri. Tapi gomen2 aja yah kalo ceritanya rada2 aneh. karena setiap manusia pasti punya kesalahan.Oh iya, sekali lagi cerita ini hanyalah fiksi belaka. Udah ah langsung aja. Banyak cincong juga nih gue.
_________________________
Pada suatu hari di sebuah kerajaan yang besar, luas ,megah dan indah, hiduplah seorang raja dan ratu. Mereka mempunyai anak perempuan berumur 17 tahun. Dia bernama Eliza. Sang raja dan ratu memang sangat beruntung karena mempunyai anak berwajah cantik dengan rambut panjang keemasan.
" Hei istriku, lihat anak kita berdua itu! sangat cantik bukan?" tanya sang raja kepada ratu sambil meminum kopi hangat di pagi hari.
" Kau memang benar suamiku," ucap sang ratu sambil tersenyum.
" Eliza adalah anak satu-satunya kita. Kita harus menjaganya dengan baik. Jangan sampai anak kita satu-satunya itu terancam dalam bahaya".
Hari demi hari telah berlalu. Eliza menatap cermin yang ada di hadapannya sambil menyisir rambutnya dan menatap terus menerus wajah cantiknya.
" Hmmmm.... tidak ada wanita yang secantik diriku di dunia ini. Aku dalah wanita yang paling kaya dan paling cantik di dunia ini ", ucap Eliza tersenyum bahagia. Namun, di dalam senyumannya terdapat kelicikan.
Cuaca pun menjadi gelap. Petir menyambar-nyambar seolah-olah marah. Awan piun menjadi kelabu seakan-akan dunia berhenti tersenyum. Eliza pun tertidur lelap.
Keesokan paginya seperti biasa Eliza menatap cermin. Ia mengenakan gaun panjang yang menutupi mata kakinya dan belengan panjang. Beremda-renmda cantik dio bagian dada.Mengenakan mahkota perak berhiaskan berlian yang indah berkilau.
Eliza menuruni tangga istana. Ia segera menuju ke gerbang istana. Tak lama kemuadian dataglah seorang pengemis tua.
" Nona, tolonglah brikan aku makan. Aku sangat lapar," kata seorang nenek tak berdaya.
" Hei kau perempuan tua tidak tau malu. Pergi kau! untuk apa kau disini! kau tidak pantas disini!"
" Tolonglah nona, beri aku sedikit saja.Aku benar-benar sangat lapar"
" enak saja kau bilang begitu! kau memang perempuan kotor! Sudah sana kau npergi saja!" ucap eliza dengan nada marah-marah sambil meludah ke arah pengemis tua itu.
" kau memang gadis yang sombong. Hatim,u idak secantim wajahmu. Kau harus ingatkecantikan bukanlah segalanya. Kecantikan tidak menjamin kita bahaia dalam hiduop ini. Yang lebih berarti daripada kecantikan adalah kebaikan. Hatimu memang busuk. Aku akan memberikan hukuman untukmu".
Pengemis tua itu berybah wujud menjadi seorang peri. Peri yang sangt cantok jelita melebihi kecantikkan Eliza.
" Hei, kau mau apaakan aku?" ungkap Eliza dengan cemas.
" aku akan mengutukmu. Aku akan mengubah wajahmu menjadi buruk rupa", ucap peri itu sambil mebgayun-ayunkan tongkat ajaibnya. Wajah Eliza pun menjadi jelek dan keriput seperti nenek-nenek tua.
" Tolonglah peri maafkan aku. Aku berjanji tidak akan mengulangi perbuatan ini lagi".
" Itu adalah akibat dari sifatmu yag sombong"
Peri itupun langsung menghilang. Eliza lagsung berlari menuju istana sambil menutupi wajahnya yang terkena kutukan oleh peri itu.
__________________________to be continued_______________________________
Tidak ada komentar:
Posting Komentar